Legenda Benih Padi

Diposting oleh Mojave

Padi penghasil beras yang kita makan sebagai nasi itu juga mempunyai legenda. Dari mana asal-muasal padi itu, tidak ada pakar dan ilmuwan modern yang mengetahui dengan pasti. Ada yang menduga berasal dari lembah Sungai Gangga di India, dan ada yang mengatakan berasal dari lembah Sungai Yangtze, Cina. Tetapi sebelum orang Hindu dan Cina datang ke Indonesia, orang Jawa kuno sudah lama bertanam padi. Dari mana asal tanaman ini di Pulau Jawa?
Nenek moyang kita dari Jawa Tengah mempunyai legenda asal-usul padi Jawa yang unik. Kata yang empunya cerita, Batara Guru di Kompleks Kahyangan sana pada suatu hari menciptakan seorang putri yang luar biasa cantiknya sampai Batara itu sendiri jatuh cinta pada hasil ciptaannya.
Tetapi Sang Putri menolak lamarannya selama tiga jenis mahar tidak dipenuhi. Yaitu makanan yang tidak membosankan, baju yang tidak bisa usang, dan gamelan yang bisa main kelenengan (kelontangan) sendiri.

Batara Guru mengutus pengacaranya, Kala Gumboro, ke bumi untuk mencari tiga barang itu. Tetapi utusan ini malah jatuh cinta pada Dewi Sri, istri Batara Wisnu. Suami Dewi ini begitu berang sampai menyulap Kala Gumboro menjadi celeng (babi hutan), supaya tidak bisa mengganggu istrinya lagi.
Sementara itu, Batara Guru di Kahyangan sana tidak sabar menunggu celeng. Ia menyesal, ketika mendekati Putri ciptaannya, Putri ini mendadak sontak meninggal, karena kaget disentuh tangannya.

Putri kemudian dikebumikan dengan nama anumerta Dewi Tisnawati. Empat puluh hari kemudian muncul sinar yang sangat cemerlang di makamnya. Sinar gaib ini menumbuhkan berbagai tanaman aneh yang bermanfaat. Kelapa di tempat kepala, padi dan aren di tempat tubuh, buah-buahan di tempat tangan, dan umbi-umbian di tempat kaki.

Sementara itu, dalam bentuknya sebagai celeng, Kala Gumboro masih saja mengganggu Dewi Sri. Dewi ini begitu sebal sampai berdoa khusyuk, memohon kepada para dewa untuk membebaskannya dari bumi. Di tempat ia diteleportasikan, seperti anak buah Kapten Kirk dari USS Enterprise pada film Star Trek, muncul tanaman ajaib yang sama dengan tanaman di makam Dewi Tisnawati. Padi di makam ini khusus untuk dibudidayakan di tanah kering, dan yang tumbuh di makam Dewi Sri untuk sawah.

Batara Wisnu dan Dewi Sri kemudian menjelma menjadi pasangan raja dan ratu manusia yang mengemban tugas mengajarkan kepada rakyat tentang cara bertanam padi dengan baik dan benar. Menanam padi bukan pekerjaan sembarangan, tetapi tugas sakral yang memberi kesejahteraan hakiki kepada umat manusia.

sumber: indomedia.com/intisari/2000/mei

Advertisements

About indonesiaindonesia387
nothing

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: